Tampilkan postingan dengan label health. Tampilkan semua postingan

gravatar

Apa itu penyakit lupus ?

Penyakit LUPUS adalah penyakit baru yang mematikan setara dengan kanker. Tidak sedikit pengindap penyakit ini tidak tertolong lagi, di dunia terdeteksi penyandang penyakit Lupus mencapai 5 juta orang, lebih dari 100 ribu kasus baru terjadi setiap tahunnya.

Arti kata lupus sendiri dalam bahasa Latin berarti “anjing hutan”. Istilah ini mulai dikenal sekitar satu abad lalu. Awalnya, penderita penyakit ini dikira mempunyai kelainan kulit, berupa kemerahan di sekitar hidung dan pipi . Bercak-bercak merah di bagian wajah dan lengan, panas dan rasa lelah berkepanjangan , rambutnya rontok, persendian kerap bengkak dan timbul sariawan. Penyakit ini tidak hanya menyerang kulit, tetapi juga dapat menyerang hampir seluruh organ yang ada di dalam tubuh.

Gejala-gejala penyakit dikenal sebagai Lupus Eritomatosus Sistemik (LES) alias Lupus. Eritomatosus artinya kemerahan. sedangkan sistemik bermakna menyebar luas keberbagai organ tubuh. Istilahnya disebut LES atau Lupus. Gejala-gejala yang umum dijumpai adalah:
  1. Kulit yang mudah gosong akibat sinar matahari serta timbulnya gangguan pencernaan.
  2. Gejala umumnya penderita sering merasa lemah, kelelahan yang berlebihan, demam dan pegal-pegal. Gejala ini terutama didapatkan pada masa aktif, sedangkan pada masa remisi (nonaktif) menghilang.
  3. Pada kulit, akan muncul ruam merah yang membentang di kedua pipi, mirip kupu-kupu. Kadang disebut (butterfly rash). Namun ruam merah menyerupai cakram bisa muncul di kulit seluruh tubuh, menonjol dan kadang-kadang bersisik. Melihat banyaknya gejala penyakit ini, maka wanita yang sudah terserang dua atau lebih gejala saja, harus dicurigai mengidap Lupus.
  4. Anemia yang diakibatkan oleh sel-sel darah merah yang dihancurkan oleh penyakit LUPUS ini
  5. Rambut yang sering rontok dan rasa lelah yang berlebihan
Dr. Rahmat Gunadi dari Fak. Kedokteran Unpad/RSHS menjelaskan, penyakit lupus adalah penyakit sistem imunitas di mana jaringan dalam tubuh dianggap benda asing. Reaksi sistem imunitas bisa mengenai berbagai sistem organ tubuh seperti jaringan kulit, otot, tulang, ginjal, sistem saraf, sistem kardiovaskuler, paru-paru, lapisan pada paru-paru, hati, sistem pencernaan, mata, otak, maupun pembuluh darah dan sel-sel darah.

“Penyakit ini dapat mengenai semua lapisan masyarakat, 1-5 orang di antara 100.000 penduduk, bersifat genetik, dapat diturunkan. Wanita lebih sering 6-10 kali daripada pria, terutama pada usia 15-40 tahun. Bangsa Afrika dan Asia lebih rentan dibandingkan kulit putih. Dan tentu saja, keluarga Odapus. Timbulnya penyakit ini karena adanya faktor kepekaan dan faktor pencetus yaitu adanya infeksi, pemakaian obat-obatan, terkena paparan sinar matahari, pemakaian pil KB, dan stres,” ujarnya. Penyakit ini justru kebanyakaan diderita wanita usia produktif sampai usia 50 tahun sekalipun ada juga pria yang mengalaminya. Oleh karena itu dianggap diduga penyakit ini berhubungan dengan hormon estrogen.

Pada kehamilan dari perempuan yang menderita lupus, sering diduga berkaitan dengan kehamilan yang menyebabkan abortus, gangguan perkembangan janin atau pun bayi meninggal saat lahir. Tetapi hal yang berkebalikan juga mungkin atau bahkan memperburuk geja LUPUS. Sering dijumpai gejala Lupus muncul sewaktu hamil atau setelah melahirkan.

Tubuh memiliki kekebalan untuk menyerang penyakit dan menjaga tetap sehat. Namun, dalam penyakit ini kekebalan tubuh justru menyerang organ tubuh yang sehat. Penyakit Lupus diduga berkaitan dengan sistem imunologi yang berlebih. Dalam tubuh seseorang terdapat antibodi yang berfungsi menyerang sumber penyakit yang akan masuk dalam tubuh. Uniknya, penyakit Lupus ini antibodi yang terbentuk dalam tubuh muncul berlebihan. Hasilnya, antibodi justru menyerang sel-sel jaringan organ tubuh yang sehat. Kelainan ini disebut autoimunitas . Antibodi yang berlebihan ini, bisa masuk ke seluruh jaringan dengan dua cara yaitu :

Pertama, antibodi aneh ini bisa langsung menyerang jaringan sel tubuh, seperti pada sel-sel darah merah yang menyebabkan selnya akan hancur. Inilah yang mengakibatkan penderitanya kekurangan sel darah merah atau anemia.

Kedua, antibodi bisa bergabung dengan antigen (zat perangsang pembentukan antibodi), membentuk ikatan yang disebut kompleks imun.Gabungan antibodi dan antigen mengalir bersama darah, sampai tersangkut di pembuluh darah kapiler akan menimbulkan peradangan. Dalam keadaan normal, kompleks ini akan dibatasi oleh sel-sel radang (fagosit) Tetapi, dalam keadaan abnormal, kompleks ini tidak dapat dibatasi dengan baik. Malah sel-sel radang tadi bertambah banyak sambil mengeluarkan enzim, yang menimbulkan peradangan di sekitar kompleks. Hasilnya, proses peradangan akan berkepanjangan dan akan merusak organ tubuh dan mengganggu fungsinya. Selanjutnya, hal ini akan terlihat sebagai gejala penyakit. Kalau hal ini terjadi, maka dalam jangka panjang fungsi organ tubuh akan terganggu.

Kesembuhan total dari penyakit ini, tampaknya sulit. Dokter lebih berfokus pada pengobatan yang sifatnya sementara.Lebih difokuskan untuk mencegah meluasnya penyakit dan tidak menyerang organ vital tubuh.


Sumber : doktersehat.com
Read more >>

gravatar

Jangan pasang AC di kamar anak

Tidur di kamar berpendingin ruangan alias AC tentu menyenangkan karena Anda takkan merasa gerah dan kepanasan. Tapi pikir-pikir dulu jika ingin memasang AC di kamar anak, karena sebuah studi mengungkapkan paru-paru anak rentan rusak jika kamar tidurnya dingin.

Bahkan menurut peneliti dari Otago University, Selandia Baru, gangguan fungsi paru-paru tetap terlihat meski si anak tidur di kamar berpendingin ruangan tersebut hanya dalam satu malam dan penurunan suhunya hanya sebesar satu derajat dari suhu normal.


Setelah tim peneliti yang dipimpin oleh Dr Nevil Pierse ini mengamati lebih dari satu juta pengukur suhu ruangan di 405 rumah di sejumlah kota di Selandia Baru seperti Bluff, Dunedin, Christchurch, Porirua dan Hutt Valley, mereka menemukan bahwa menghabiskan waktu selama satu jam saja di dalam kamar tidur yang suhunya hanya lebih rendah satu derajat dari suhu normal dapat mempengaruhi fungsi paru-paru anak-anak yang sehat.

Tak hanya itu, peneliti mengungkapkan efek terbesar dialami oleh anak-anak yang terpapar suhu ruangan di bawah 12 derajat Celcius, meski di beberapa kasus tertentu peneliti menemukan pada anak-anak yang terpapar suhu di bawah minus 2,5 derajat Celcius.

Lagipula World Health Organization telah merekomendasikan anak-anak memang tidak seharusnya tidur di dalam ruangan yang suhunya di bawah 20 derajat Celcius. Apalagi risiko yang mengintai dari paparan perubahan suhu di bawah 12 derajat Celcius itu justru 10 kali lebih besar daripada perubahan suhu yang terjadi ketika suhu ruangan mencapai 18 derajat Celcius.

"Anak-anak yang banyak menghabiskan waktu di ruangan bersuhu rendah akan cenderung sering mengi dan memperlihatkan gejala demam maupun flu. Tapi kondisi anak takkan pernah membaik jika setelah kita membawanya ke rumah sakit saat sakit (yang hangat dan nyaman) serta memberinya obat-obatan lalu memulangkannya namun tidak mengurangi paparan pendingin ruangan, misalnya," terang Dr. Pierse seperti dilansir Medindia, Senin (19/8/2013).

"Pasalnya kita membiarkan mereka terkena masalah yang sama," tutupnya.

Studi ini baru saja dipublikasikan dalam Journal of Epidemiology & Community Health.



Sumber : health.detik
Read more >>

gravatar

Hindari makan mie instant dengan nasi

Siapa bisa menolak aroma gurih sedap mie instan? Mie yang praktis ini mudah dibuat dan rasanya gurih enak. Maka banyak orang menyantapnya bersama nasi. Kalau tak ingin tubuh melar dan berat badan naik, sebaiknya batasi konsumsi mie instan. Dalam satu kemasan mie instan berisi seporsi mie yang sudah dikeringkan, bumbu, bubuk cabai dan minyak. Karena bahan dasar mie adalah tepung terigu, tentulah mie instan ini mengandung banyak karbohidrat. Kandungan karbohidrat mie instan hampir sama dengan beras dan kentang. Dalam satu bungkus mie instan seberat 70 gram diketahui mengandung energi total sebanyak 310 kkal, karbohidrat total 42 gram, lemak total 13 gram dan natrium sebanyak 1380 mg.

Meskipun begitu banyak pecinta mie instan yang senang menikmatinya sebagai hidangan selingan atau juga menu utama dengan menambahkan nasi. Seperti dikutip dari Nicolaiswallner, jumlah asupan karbohidrat yang semakin bertambah ini bisa jadi pemicu utama kenaikan berat badan.

Tiap orang memiliki kebutuhan kalori harian sekitar 2000 kkal. Dengan total asupan karbohidrat harian sebanyak 250 gram. Agar asupan karbohidrat terpenuhi dengan baik, maka konsumsi makanan sumber karbohidratpun harus diatur dengan baik.

Misalnya saja pada total karbohidrat dalam mie instan yang mencapai 42 gram, maka tidak perlu dikonsumsi lagi dengan nasi. Apalagi jika dikonsumsi 2 kemasan sekaligus atau ditambah seporsi nasi. Karena asupan kalori dan karbohidrat jadi bertambah dan menyebabkan berat badan cepat naik.

Saat dihubungi detikFood, Ahli Gizi dari My Meal Catering menuturkan bahwa mie instan bisa bikin gendut jika hanya dimakan tanpa tambahan sayuran ataupun telur. Pemakaian minyak yang dikemas bersama mie juga bisa menjadi pemicu kenaikan berat badan.

jika tepung terigu yang digunakan sebagai bahan utama mie instan mengandung karbohidrat sederhana. Karena itulah ia menyarankan untuk tidak mengonsumsi mie instan dengan nasi, karena kandungan Indeks Glikemiknya yang tinggi juga dapat meningkatkan gula darah dengan cepat.

Jika tak bisa meninggalkan nasi dan tak ingin asupan karbohidrat jadi meningkat, mie instan bisa dikonsumsi dua kali dalam seminggu sebagai menu utama yang tidak disajikan juga dengan sumber karbohidrat lainnya seperti kentang ataupun nasi.

"Sebaiknya makan mie instan jangan hanya makan mienya saja, konsumsinya juga jangan berlebih. Bisa diselingi dengan jenis bahan makanan lainnya seperti sayuran, buah, lauk hewani dan nabati agar asupan gizinya semakin seimbang.".

Jika tak ingin tubuh melar, sebaiknya batasi konsumsi mie instan. Hindari juga mengonsumsi dengan nasi. Selain berat badan jadi meningkat gula darah juga bisa bertambah dengan cepat.



Sumber : Kaskus.co.id
Read more >>

gravatar

Cara Meraba Benjolan di Payudara berdasarkan tempat kita berada

Cara paling mudah untuk melakukan deteksi dini kanker payudara adalah dengan sering-sering meraba bagian tersebut. Pemeriksaan sederhana ini bisa dilakukan kapan saja di mana saja asal tahu caranya. Mudah karena tak butuh alat khusus.

Pemeriksaan payudara penting dilakukan kanker kanker payudara termasuk salah satu jenis kanker paling banyak diderita kaum perempuan. Gaya hidup dan pola makan tidak sehat diyakini sebagai penyebabnya. Angka kematiannya juga tinggi seperti halnya kanker serviks atau leher rahim.


Jika sudah terlanjur kena, pengangkatan payudara terkadang menjadi satu-satunya pilihan untuk mencegah kanker menyebar atau metastasis ke organ yang lain seperti paru-paru. Tentu tidak ada seorang pun yang menginginkan salah satu atau kedua payudaranya hilang karena kanker.

Karena itulah, pencegahan menjadi sangat penting untuk dilakukan. Cara yang paling mudah dan sederhana adalah dengan meraba payudara secara berkala, khususnya pada hari-hari menjelang menstruasi karena pada masa itu sering muncul gangguan-gangguan di payudara.

Cara memeriksanya antara lain sebagai berikut, seperti dikutip dari Body and Soul, Rabu (20/3/2013).

1. Di kamar mandi
Sambil mandi, letakkan tangan kiri di belakang kepala. Dengan tangan kanan, lakukan gerakan memutar untuk memeriksa payudara kiri. Amati adanya benjolan atau penebalan. Rasakan lalu tekan perlahan. Periksa juga sampai ke tulang selangka dan ketiak, lalu lakukan hal yang sama pada sisi yang lain.

2. Di depan cermin
Setelah mandi, raba dan periksa lagi payudara di depan cermin. Amati perubahan warna dan bentuk, cekungan atau perubahan pada puting. Amati lagi dengan posisi tangan di pinggang dan bahu ditarik ke depan. Sekali lagi, amati dengan tangan diangkat melewati kepala.

3. Di tempat tidur
Sambil berbaring miring ke kiri dengan lutut ditekuk, gulingkan bahu ke belakang agar rata dengan permukaan tempat tidur. Letakkan tangan kanan di belakang kepala hingga posisi payudara bisa serata mungkin. Periksa, lalu ulangi cara yang sama pada sisi yang lain.



Sumber : health.detik.com
Read more >>

gravatar

Mengenal Reumatik

Reumatik / rematik membutuhkan perhatian serius, karena jika tidak ditangani dengan baik bisa menyebabkan cacat sendi permanen. Ada beberapa faktor yang bisa membuat orang kena reumatik selain faktor autoimun.


Pengobatan yang kuat bisa membantu mencegah kerusakan sendi dan gejala yang menyakitkan, tapi sebenarnya ada hal-hal lain yang dapat mempengaruhi risiko serta gejala dari reumatik.


Faktor Pemicu Munculnya Rematik

Merokok
Susan Goodman, MD seorang rheumatologist dari Hospital for Special Surgery di New York City menuturkan rokok bisa membuat reumatik bertambah buruk dan juga meningkatkan risiko seseorang terkena reumatik. Studi menunjukkan orang dengan reumatik yang tidak merokok memiliki lebih sedikit bengkak dan sendi yang sakit dibanding perokok. Selain itu perokok memiliki dua kali kemungkinan mengalami kerusakan sendi.

Kopi
Meskipun hubungan antara kopi dengan reumatik masih diperdebatkan, tapi studi menunjukkan kopi tanpa kafein bisa meningkatkan risiko terkena reumatik sedangkan kopi berkafein tidak memiliki dampak. Selain itu kopi mungkin bisa membuat obat reumatik seperti methotrexate tidka bekerja dengan baik.

Cuaca
Perubahan tekanan udara dan suhu bisa memiliki dampak yang besar terhadap gejala reumatik. Dr Goodman menuturkan perubahan iklim cenderung bisa memperburuk gejala-gejala dari reumatik, karena itu pasien biasanya lebih mengharapkan cuaca atau iklim yang konsisten.

Alkohol
Dalam studi terbaru di jurnal Rheumatology, peneliti meminta sekitar 1.000 orang yang memiliki kebiasaan konsumsi alkohol dan kondisi reumatik. Peneliti menemukan orang yang mengonsumsi alkohol 3-4 hari dalam seminggu lebih memungkinkan untuk memiliki reumatik.

Kurang Vitamin D
Hubungan antara vitamin D dan reumatik tergolong rumit. Namun studi menunjukkan perempuan yang jarang terkena sinar matahari berisiko lebih besar terkena reumatik. Hal ini mungkin karena kekurangan sinar matahari bisa menyebabkan kekurangan vitamin D yang telah dikaitkan dengan penyakit autoimun lainnya.

Gejala Rematik

1. Mati rasa atau kesemutan di tangan

Salah satu gejala rheumatoid arthritis adalah carpal tunnel syndrome. Hal ini ditandai dengan kesemutan di pergelangan dan telapak tangan. dr Lisa Mandl, asisten rheumatologis di Hospital for Special Surgery, New York, mengatakan gejalanya akan makin parah saat malam hari.

2. Sulit sembuh dari cedera

Seringkali Anda mengira mengalami cedera, seperti mata kaki terkilir, padahal sebenarnya terkena radang sendi. Hal ini menurut dr Lisa lebih umum terjadi pada orang muda.

3. Masalah kaki

Salah satu area kaki yang sering dihubungkan dengan RA adalah peradangan kaki di bagian depan. Gejala ini sering dialami wanita, yang kemudian berhenti memakai sepatu tumit tinggi dan memeriksakan kakinya karena nyeri luar biasa di bagian depan. Beberapa orang dengan RA juga dapat merasakan sakit di tumit karena plantar fasciitis, yaitu gangguan kaki yang disebabkan oleh pembengkakan jaringan di bagian tungkai bawah, dekat tumit.

4. Masalah mata

Orang dengan rematik juga berisiko mengalami sindroma Sjogrens, yaitu gangguan autoimun yang menyebabkan kekeringan pada mulut, mata, tenggorokan, hidung, atau kulit. Itu karena peradangan menyebabkan menghentikan kelenjar memproduksi kelembaban alami.

5. Sendi kaku pada pagi hari

Gejala ini adalah gejala umum dari osteoarthritis. Penyebabnya bisa jadi karena tidak beraktivitasnya tubuh dalam waktu lama seperti tidur. Perbedaan antara keduanya adalah bahwa rasa sakit osteoarthritis biasanya mereda dalam waktu sekitar setengah jam. Tetapi, kekakuan akibat rheumatoid arthritis akan berlangsung lebih lama lagi, mungkin selama setengah hari.

Cara Mengobati Rematik Dengan Vitamin

Penyakit rematik menjadi masalah bagi orang yang sudah berusia lanjut atau manula. Cara mengobati rematik tidaklah mudah, harus dengan konsistensi yang baik dalam mengkonsumsi makanan. Selain itu, menanggulangi rematik tidak harus dengan pengobatan, bisa juga dengan menggunakan terapi nonobat.

Konsumsi vitamin menjadi salah satu alternatif sekaligus terapi nonobat dalam menyembuhkan rematik. Konsumsi vitamin juga menjadi pencegah rematik. Vitamin apa saja yang dapat menyembuhkan dan mencegah rematik? Ada tiga jenis vitamin yang dapat menyembuhkan sekaligus mencegah rematik, yaitu

Vitamin C
Menurut ahl fisiologi dariPennsylvania, Dr. Robert Davis. Penggunaan dosis vitamin C dengan kisaran 500 sampai dengan 1000 mg dalam sehari dapat menghilangkan gejala artrisis. Hal ini dilatar belakangi oleh artritis rematoid berkorelasi dengan kadar vitamin C rendah.

Vitamin B3
Mobilitas sendi dapat diperbaiki dengan mengkonsumsi vitamin B3 dalam 2 bulan. Konsumsi 500 mg vitamin B3 (niasinamid) dalam sehari adalah dosis yang disarankan.

Vitamin B5
Mengkonsumsi vitamin B5 dapat membantu pembentukan jaringan ikat yang memperkuat dan mendukung sendi. Vitamin B5 / asam pantotenat juga dapat mengurangi peradangan pada artritis sekaligus berkurangnya rasa nyeri sendi.

Read more >>

gravatar

Waspadalah Gejala Usus Buntu Mirip Gejala Maag

Usus buntu atau appendix vermiformis adalah organ yang terdapat pada tubuh manusia yang terletak di sebelah kanan bawah rongga perut. Usus buntu berfungsi sebagai organ imunologik dan berperan aktif dalam sekresi immunoglobulin atau semacam suatu kekebalan tubuh yang berisi kelenjar limfoid.


Penyakit usus buntu atau dalam istilah kedokteran disebut appendicitis adalah akibat tersumbatnya muara usus buntu oleh berbagai hal seperti cacing, kotoran penderita yang mengering, biji jambu batu, biji cabe, tumor usus, dan lain sebagainya. Sumbatan tersebut meyebabkan produksi lendir usus buntu tidak tersalurkan ke usus besar, dan berakibat pada pembengkakan serta terjadinya infeksi di usus buntu. Dari namanya memang usus buntu hanya mempunyai satu saluran pembuangan, yaitu ke usus besar, jadi jika saluran itu tersumbat produksinya akan bertumpuk. Pembengkakan dan infeksi usus buntu menyebabkan penyakit radang usus buntu yang dapat bersifat akut atau kronis

Usus buntu yang meradang besar kemungkinan akan pecah, hal ini dapat mengancam kehidupan penderitanya. Bila tidak segera diatasi akan berakibat pada pecahnya usus buntu dan berakhir dengan kematian. Banyak penderita penyakit usus buntu tidak sadar bahwa telah menderita penyakit berbahaya itu sebab gejala penyakit ini biasanya bisa diketahui setelah penyakit tersebut sudah parah.

Gejala

Gejala usus buntu tergantung pada tingkat/stadium penyakit tersebut diantaranya:

Gejala Usus Buntu Akut

Dalam kondisi tersebut tubuh akan timbul panas tinggi, mual/muntah, nyeri perut kanan bawah, buat berjalan jadi sakit sehingga agak terbongkok, akan tetapi tidak semua penderita akan menunjukkan gejala usus buntu seperti ini, bisa juga hanya bersifat meriang, atau mual/muntah saja.

Gejala Usus Buntu Kronik

Pada tingkatan ini gejala usus buntu yang timbul sedikit mirip dengan sakit maag dimana terjadi nyeri samar di daerah sekitar pusar dan terkadang demam yang hilang timbul. Seringkali disertai dengan rasa mual, bahkan kadang muntah, kemudian nyeri itu akan berpindah ke perut kanan bawah dengan tanda-tanda yang khas pada apendisitis akut yaitu nyeri pada titik Mc Burney.

Penyebab usus buntu dikarenakan terjadinya penyumbatan bagian dalam usus buntu, yang dikenal sebagai lumen sehingga menyebabkan tekanan meningkat, aliran darah terganggu, dan peradangan. Jika tidak segera diobati, ada kemungkinan radang usus buntu tersebut pecah dan membutuhkan penanganan medis yang sangat serius seperti operasi usus buntu.

Jika sudah terjadi sumbatan total pada usus buntu maka harus segera di operasi, jika sumbatannya tidak total dan tidak mengganggu aktivitas maka operasi masih bisa ditunda tetapi pasti peradangannya akan berulang.

Dari berbagai sumber
Read more >>

gravatar

9 Penyakit yang Menyerang Secara Diam-diam

Seseorang yang tampak sehat dari luarnya, mungkin mengidap penyakit tertentu di dalamnya. Beberapa penyakit mungkin telah lama mengintai Anda tanpa Anda sadari karena tidak memiliki gejala tertentu atau gejalanya tidak spesifik.



Waspadai 9 penyakit yang dikenal dengan silent disease ini agar Anda mendapatkan diagnosa yang tepat sebelum terleambat, seperti dilansir womansday, Senin (22/10/2012) antara lain:

1. Defisiensi atau kekurangan vitamin D
Kurangnya kebutuhan vitamin D tidak menimbulkan gejala tertentu dan seringkali kurang begitu diperhatikan oleh abnyak orang. Padahal kekurangan vitamin D berkontribusi dalam meningkatkan risiko penyakit jantung, diabetes, beberapa jenis kanker dan juga penyakit autoimun, seperti multiple sclerosis.

Vitamin D juga membantu tubuh dalam menyerap kalsium, sehingga kurang D dapat berakibat buruk bagi tulang. Periksakan ke dokter untuk mengetahui apakah tubuh telah cukup vitamin D, dokter biasanya akan menyarankan untuk mengambil suplemen vitamin D jika Anda kekurangan.

2. Osteoporosis
Penyakit melemahnya tulang ini sering disebut dengan silent disease atau penyakit tanpa gejala. Seiring bertambahnya usia, seseorang akan semakin kehilangan massa otot, apalagi jika tidak diimbangi oleh asupan vitamin D dan nutrisi yang cukup seperti kalsium.

Osteoporosis tidak ditandai rasa sakit atau ketidaknyamanan pada tulang dan biasanya diketahui jika tulang telah rapuh dan mudah patah oleh gerakan yang sedikit ekstrim. Cegah dengan perbanyak asupan kalsium dari susu, yoghurt atau keju, atau Anda juga dapat mengambil suplemen kalsium yang disarankan oleh dokter.

3. Hipotiroidisme
Kelenjar tiroid dapat menghasilkan hormon thyroid-stimulating hormone (TSH) yang membantu mengatur metabolisme tubuh. Jika kelenjar tiroid tidak aktif dalam memproduksi hormon, seseorang akan mengalami hipotiroidisme.

Rendahnya hormon tiroid juga dapat menyebabkan penambahan berat badan, penyakit jantung, kolesterol, infertilitas, depresi, kerusakan saraf, dan cacat lahir. Hipotiroidisme memiliki gejala tetapi tidak spesifik sehingga tidak banyak orang yang menyadari kondisi ini seperti kelelahan dan tidak tahan dingin.

Jika Anda memiliki riwayat keluarga dengan masalah tiroid, atau gejala terkait, mintalah dokter untuk memeriksa kadar TSH Anda melalui tes darah. Pemeriksaan rutin harus dimulai pada usia 35 tahun setiap lima tahun sekali.

4. Diabetes tipe-2
Jika tubuh tidak memproduksi hormon insulin yang cukup untuk memecah glukosa, kadar glukosa yang tinggi dapat menyebabkan diabetes tipe-2.
Penyakit ini muncul secara bertahap, biasanya diawali oleh produksi insulin di pankreas yang melambat. Penyakit ini dapat merusak mata, jantung, ginjal, dan ujung saraf.

Diabetes mungkin telah Anda miliki dalam waktu yang sangat lama tanpa Anda ketahui. Jika Anda memiliki faktor risiko diabetes seperti kelebihan berat badan atau riwayat keluarga, periksakan kadar gula dalam darah Anda setiap beberapa bulan sekali secara teratur.

5. Hipertensi
Hipertensi atau tekanan darah tinggi memiliki faktor risiko seperti riwayat keluarga dan kelebihan berat badan. Kondisi ini terjadi jika darah terlalu banyak menekan dan mendorong dinding arteri. Hipertensi sangat berbahaya karena dapat menyebabkan komplikasi termasuk serangan jantung, stroke dan penyakit ginjal.

Seseorang dapat mengalami hipertensi tanpa gejala selama bertahun-tahun sebelum diagnosis. Sehingga pemeriksaan fisik tahunan sangat diperlukan meski Anda sedang dalam keadaan sehat, tujuannya untuk memastikan tekanan darah Anda normal yaitu sekitar 120/80 mm Hg.

6. Kolesterol tinggi
Baik itu disebabkan karena faktor genetik atau keturunan maupun pola makan yang buruk, peningkatan kolesterol jahat dalam darah dapat menyumbat arteri dan mengganggu aliran darah ke organ-organ vital seperti otak dan jantung.

Sehingga kolesterol tinggi dapat menyebabkan serangan jantung atau stroke. Tingkat kolesetrol hanya dapat diketahui melalui tes darah yang dapat Anda periksakan secara rutin tiap 5 tahun sekali.

Jika kolesterol Anda tinggi, dokter akan merekomendasikan perubahan diet sebagai pengobatan awal atau mungkin akan meresepkan obat penurun kolesterol yang dapat menghambat enzim yang digunakan untuk memproduksi kolesterol.

7. Fibromyalgia
Fibromyalgia adalah rasa sakit kronis yang dialami oleh kepala sampai ke kaki. Otak memperkuat sensasi tubuh secara teratur dan menafsirkannya sebagai rasa nyeri. Tapi fibromyalgia sulit untuk didiagnosa, karena tidak ada tes tertentu untuk mendeteksi gangguan ini.

Untungnya, fibromyalgia tidak mengancam jiwa dan dipengaruhi oleh faktor risiko seperti riwayat keluarga yang mengidap fibromyalgia, memiliki gangguan rematik, mengidap penyakit menular, seperti Lyme, dan peristiwa traumatik di masa lalu, seperti kecelakaan.

8. Anemia
Kondisi ini disebabkan karena penurunan jumlah sel darah merah. Gejala anemia sangat halus seperti mudah lelah meski tidak melakukan aktivitas yang berat. Kurangnya sel darah merah menyebabkan kurangnya suplai oksigen ke organ vital yang meningkatkan risiko serangan jantung.

Segera periksakan kondisi Anda ke dokter jika Anda sering merasa kelelahan, terutama jika Anda mengalami menstruasi berat atau gangguan usus, seperti penyakit Crohn yang sering dihubungkan anemia. Bahkan mudah berubahnya suasana hati juga dapat menjadi tanda-tanda anemia.

9. Polycystic Ovarian Syndrome (PCOS)
Kondisi ketidakseimbangan hormon, yang mencegah ovulasi dan menyebabkan jarak antar menstruasi yang terlalu panjang. Wanita muda yang periode menstruasinya tidak teratur harus waspada terhadap PCOS.

Bahkan, banyak wanita tidak menyadari masalah ini sampai dirinya kesulitan untuk hamil. PCOS dapat menyebabkan kolesterol tinggi, diabetes, penyakit jantung dan kanker endometrium. Jika siklus menstruasi Anda lebih pendek atau lebih panjang dari 28 hari dan tumbuh rambut yang abnormal pada dada dan wajah, segera beritahu dokter.


Sumber : detikhealth
Read more >>

gravatar

Batasi Es Teh demi Sayangi Ginjal Anda

Minuman teh dicampur dengan es sebagai pelepas dahaga di siang hari yang terik tentunya sangat menyenangkan. Namun, bagi Anda yang memiliki kecenderungan mengalami pembentukan batu ginjal sebaiknya berhati-hati. Penelitian terbaru menyarankan, sebaiknya beralih dari es teh ke air putih dengan lemon atau jus lemon.


Menurut para ahli, batu yang terbentuk dari kristal di dalam ginjal atau saluran air seni dari ginjal ke kandung kemih mempengaruhi sekitar 10% populasi Amerika Serikat. Pria tercatat memiliki risiko empat kali lebih besar dibandingkan wanita.

Batu ginjal adalah kristal kecil yang terbentuk dari mineral dan garam yang biasanya ditemukan dalam air seni, ginjal atau saluran kemih. Mineral tak terpakai itu umumnya bisa keluar dari tubuh bersama urin, tapi dalam kondisi tertentu bisa mengendap dan membatu di dalam saluran kemih.

Risiko pembentukan batu ginjal tesebut biasanya akan meningkat setelah usia 40 tahun. Kandungan zat oxalate sebagai salah satu kunci pembentukan batu ginjal, terdapat didalam es teh dalam tingkat konsentrasi tinggi.

"Untuk banyak orang, es teh adalah salah satu minuman yang paling buruk. Terutama bagi orang yang memiliki risiko pembentukan batu ginjal, minuman itu sangat berisiko," ujar Instruktur department of urology di Loyola University Chicago Stritch School of Medicine, John Milner.

Kegagalan untuk menjaga kecukupan cairan dalam tubuh adalah penyebab utama pembentukan gagal ginjal. Tingginya suhu udara dan tingkat kelembaban, sering menyebabkan keringat berlebih dan dehidrasi, didukung oleh tingginya konsumsi es teh, dapat meningkatkan risiko gagal ginjal saat ini.

Tea Association dari Amerika Serikat melaporkan, warganya mengonsumsi sekitar 1,91 miliar galon es teh per tahun. Hal tersebut dilatari dengan keyakinan bahwa minuman tersebut lebih sehat dibandingkan minuman lain seperti soda dan bir.

Milner mengatakan, minum air putih adalah cara terbaik untuk menjaga cairan dalam tubuh. Jika seseorang cenderung terkena batu ginjal, pilihan terbaik adalah minum air putih dengan lemon atau jus lemon.

"Lemon memiliki kandungan sitrat yang tinggi, sehingga dapat mencegah pembentukan batu ginjal. Jus lemon yang tidak dicampur dengan bahan-bahan perasa lainnya, dapat membantu melarutkan batu ginjal terutama bagi orang-orang yang berisiko tinggi," jelas Milner.

Makanan lainnya yang memiliki tingkat oxalate tinggi yang perlu dihindari oleh orang yang memiliki kecenderungan batu ginjal antara lain, bayam, coklat dan kacang. Selain itu, perlu juga mengurangi konsumsi garam, minum air putih yang cukup setiap hari, serta makan makanan dengan kandungan kalsium tinggi agar dapat menetralkan penyerapan tubuh terhadap oxalate. (healthdaynews.com)


Bukan berarti agan dilarang minum teh.... Jika telah terlanjur jatuh cinta akan nikmatnya minum teh, alangkah baiknya jika disajikan dalam kondisi hangat...

Sumber : kaskus
Read more >>

gravatar

Kalau Punya Payudara Besar Rajinlah Perkuat Otot Agar Tak Nyeri Punggung

Selain menjadi berkah karena bisa memperindah penampilan seorang perempuan, payudara yang besar juga bisa jadi beban yang akan memicu nyeri punggung. Untungnya risiko ini bisa dikurangi dengan cara memperkuat otot. Bagian mana yang perlu diperkuat?


"Otot punggung, namanya core muscle. Sepanjang otot ini kuat tidak masalah (menahan beban payudara besar)," kata Dr Luthfi Gatam, SpOT K-Spine, pakar tulang punggung saat ditemui usai seminar Ramsay Health Care Indonesia Orthopaedic Update on Join and Spinedi Hotel Gran Melia, Selasa (25/9/2012).

Dr Luthfi membenarkan bahwa payudara yang besar bisa memberi beban ekstra pada tulang punggung. Akibatnya adalah risiko nyeri punggung atau back pain meningkat, namun tidaak ada penelitian yang mengungkap secara pasti seberapa besar peningkatan risiko tersebut bila dibandingkan dengan ukuran payudaranya.

Yang pasti Dr Luthfi menganalogikan risiko nyeri punggung dengan tiang yang bisa berdiri karena disangga dengan kabel-kabel baja. Makin kuat dan seimbang kabel-kabelnya, maka tiang akan bisa berdiri dengan sempurna tanpa ada risiko roboh karena terlalu berat.

Pada manusia, otot-otot inti tubuh atau core muscle bisa diibaratkan sebagai kabel-kabel baja dan tulang punggung sebagai tiangnya. Kalau ototnya kuat, maka tulang punggung akan lebih stabil dan tidak akan gampang terasa nyeri meski diberi beban ekstra.

Menurut Dr Luthfi, bukan perempuan dengan payudara besar saja yang lebih rentan mengalami nyeri punggung. Laki-laki dengan masalah kegemukan yang terpusat di perut juga rentan mengalaminya, karena distribusi berat badannya tidak merata dan membuat posturnya tidak ideal karena cenderung membungkuk ke depan.

"Laki-laki yang gemuknya ke depan, punggungnya gampang cedera," kata Dr Luthfi.

Ditambahkan oleh Dr Luthfi, ada 4 faktor yang mempengaruhi risiko nyeri punggung baik pada laki-laki maupun perempuan. Gen dan usia adalah 2 faktor yang sulit dihindari, sedangkan berat badan serta level aktivitas merupakan faktor yang jika dikelola dengan baik bisa mengurangi risiko nyeri punggung.


Sumber : health.detik.com
Read more >>

gravatar

KARPAL SINDROM : pengguna komputer harus hati-hati

Bagi Anda yang selalu bekerja dengan menggunakan KOMPUTER Kesalahan dalam penggunaan MOUSE sehari-hari Akan berakibat pada KARPAL SINDROM! 

Coba dehperhatikan pada Pembedahan Pasien dengan KARPAL SINDROM  berikut ini :





Sindroma terowongan karpal, atau yang dalam nama aslinya disebut Carpal Tunnel Syndrome, dan kerap disingkat menjadi CTS.

Sindroma terowongan karpal lebih sering terjadi pada wanita, dengan perbandingan 3 : 1, terhadap pria.

Usia terjadinya penyakit ini terutama antara 30-60 tahun.
Pertambahan usia dapat memperbesar risiko terjadinya sindroma terowongan karpal.

Selain berhubungan dengan pekerjaan, kelainan ini dapat pula terjadi akibat berbagai kondisi medis, seperti rematik, hipotiroid, kehamilan, asam urat, diabetes, tumor, dan lain-lain.

Apa yang dimaksud dengan Sindroma Terowongan Karpal?
Terowongan karpal merupakan suatu lorong atau terowongan yang terbentuk mulai dari ujung lengan bawah melalui tulang-tulang pergelangan dan berakhir pada tulang-tulang telapak tangan (tulang-tulang carpal)

Melalui terowongan karpal ini terdapat saraf yang bernama saraf medianus, yang mensarafi sistem perasa (sensorik) dan penggerak (motorik) pada tangan dan jari-jari tangan.

Saraf medianus juga mensarafi otot-otot pada pangkal ibu jari (otot-otot tenar).
Kelainan ini dapat terjadi akibat adanya proses peradangan pada jaringan-jaringan di sekitar saraf medianus (tendon dan tenosynovium) – dalam terowongan karpal.
Peradangan tersebut mengakibatkan jaringan di sekitar saraf menjadi bengkak, sendi menjadi tebal, dan akhirnya menekan saraf medianus. 

Penekanan saraf medianus ini lebih lanjut akan menyebabkan kecepatan hantar (konduksi) dalam serabut sarafnya terhambat, sehingga timbullah berbagai gejala pada tangan dan pergelangan tangan.

Gejala-Gejala
1. Rasa lemah, agak kaku atau rasa janggal pada tangan dan pergelangan tangan.
2. Kesemutan atau kebas pada pergelangan tangan dan pada jari-jari tangan, terutama: ibu jari, telunjuk, jari tengah, dan sebagian jari manis.
3. Gejala lainnya rasa seperti panas atau nyeri, terutama pada malam hari, dan sering disertai kesemutan (nocturnal paresthesia).

Keluhan-keluhan ini kadang-kadang dapat dirasakan pada seluruh bagian tangan. 
Keluhan lain yang dapat terjadi antara lain: nyeri pada lengan bawah dan siku, serta kadang-kadang bahu, yang dipicu dan diperberat dengan aktivitas.

Berbagai Kondisi Medis Penyebab Sindroma Terowongan Karpal
Sindroma terowongan karpal dapat terjadi akibat adanya penyakit lain yang memicunya. 

Berbagai penyakit degeneratif dapat menyebabkan munculnya sindroma terowongan karpal sebagai salah satu bentuk komplikasi.

Kondisi-kondisi medis penyebab sindroma terowongan karpal di antaranya: diabetes melitus (komplikasi dari neuropati diabetik), perubahan hormonal khususnya pada wanita (kehamilan, menopause, penggunaan kontrasepsi oral), obesitas, hipotiroid, arthritis rheumatoid, lupus eritematosus sistemik, gout, cedera (dislokasi dan fraktur), keganasan (misalnya mieloma multipel, limfoma non-Hodgkin), dan faktor genetik (keturunan).






Hubungan dengan Pekerjaan
Berbagai pekerjaan yang banyak menggunakan tangan dalam jangka waktu lama, sering dihubungkan dengan terjadinya sindroma terowongan karpal. 

Pekerjaan yang dimaksud umumnya menggunakan kombinasi antara kekuatan dan pengulangan gerakan yang sama pada jari-jari dan tangan, selama periode waktu yang lama.

Sindroma terowongan karpal dapat pula tercetus akibat paparan terhadap getaran/vibrasi (misalnya pekerjaan pengeboran), atau akibat kesalahan posisi tangan yang tidak ergonomis (misalnya pekerjaan dengan komputer), yang terjadi dalam jangka waktu lama.

Beberapa jenis pekerjaan yang dapat menjadi faktor risiko tercetusnya sindroma terowongan karpal antara lain: pengemasan bahan makanan, pengecoran atau pengeboran, penggergajian, perakitan mesin, pekerja pos, dokter gigi dan/atau teknisi gigi, pekerjaan dengan komputer, dekorator, produksi pakaian jadi, pekerjaan kayu (bertukang), dan lain-lain.

Bila memang keluhan terjadi pada Anda, dan berhubungan dengan pekerjaan atau aktivitas sehari-hari, maka penanggulangan terpenting adalah mengurangi beban penggunaan tangan Anda.

Istirahatkan tangan atau pergelangan tangan Anda, sekurang-kurangnya 2 minggu.
Dengan demikian, proses peradangan akan mereda, dan mengurangi penekanan pada saraf medianus.

Bila memungkinkan, bahkan sangat dianjurkan untuk mengganti jenis pekerjaan atau aktivitas yang dilakukan.

Hal ini sangat penting, karena dengan meneruskan aktivitas, sindroma terowongan karpal akan menjadi semakin berat dan semakin sulit diobati. 

Lebih lanjut, bila suatu pekerjaan atau aktivitas telah diketahui dapat memicu penyakit ini, bukan mustahil sindroma terowongan karpal akan berulang kembali bila aktivitas/pekerjaan tersebut dilanjutkan.







So, berhati-hatilah rekan-rekan yang setiap hari pekerjaannya berkaitan dengan komputer..........






Sumber : Whooila!
Read more >>